MASJID
SYAFAAT AKBAR AKHIR ZAMAN adalah Nama Masjid yang akan dibuat Serempak Satu
Nama di Seluruh Semesta Alam ini. Insya Allah dibangun Bertahap /
Serempak dengan Model dan Bentuk Serta Minimal Fasilitasnya seperti berikut :
1.
Aula & Asrama untuk Para
Penghafal Qur’an.
2.
Aula & Asrama untuk Para
Suluk Zikir Rahmatullah Akbar untuk Menjadi Kholifah.
3.
Aula & Asrama untuk Para
Pasien Rehabilitasi.
4.
Aula & Asrama Untuk Para
Yatim Piatu / Faqir Miskin.
5.
Aula & Asrama untuk Para
Pengusaha BUMU.
Selain aula & Asrama juga dibuatkan
fasilitas umum yang menopang ekonomi Persaudaraan Rahmatullah Akbar Wajhah.
1. Pabrik
AMDK – Air Syafaat / Air Telaga Kautsar.
“Sesungguhnya
setiap nabi memiliki telaga. Dan mereka saling
membanggakan siapakah yang telaganya paling banyak dikunjungi. Aku
berharap telagakulah yang paling banyak pengunjungnya.”
2.
Mini
Market / Swalayan.
3.
Travel
Haji dan Umroh.
4.
Kantor –
Kantor BUMU.
Kegiatan di Masjid Syafaat Akbar
Akhir Zaman adalah:
1.
Suluk dan Menghafal Qur’an
2.
Membuat
Air Syafaat Rahmatullah Akbar kemudian untuk dikirim Ke seluruh Alam Semesta dan
isinya, Yang harapannya menjadi Rahmatan Lil Alamin, siapapun yang meminumnya
mendapat barokah air Mukjizat Air Syafaat Rahmatullah Akbar.
Komposisi Air Syafaat Rahmatullah
Akbar:
Air Syafaat Rahmatullah Akbar
adalah campuran komposisi beberapa air yang telah diberkahi oleh ALLAH Azza Wa
Jalla, dari Sifat Penciptaannya / karena didoakan oleh Rosulullah SAW dan oleh
orang-orang Soleh.
1.
Air
Zam-Zam : Di Ambil di Sumur Jaronah, dibawa Tawaf dan Wukuf di Arofah dalam ibadah Umroh dan Haji.
2.
Rambut
Rosulullah SAW yang diwariskan keturunan beliau : Di dunia manapun ada habaib
/ Waliyullah yang memegang warisan Rambut Rosulullah SAW didatangi dan minta
air rendaman rambut Rosulullah SAW.
3.
Air
Zam-Zam dibacakan Khataman Qur’an & Kalamullah
4.
Air
Zam-Zam dibacakan Zikir Syukur Kamil dan Semua Zikir Rahmatullah Akbar
5.
Air
Zam-Zam dibacakan Asma’ul Husna.
6.
Air Hujan
7.
Mata Air
8.
Air Salju
9.
Air Laut
10. Air Sungai
11. Air Embun
Serta “Air Doa” Munajat di mohonkan Kepada Allah SWT, Agar Allah SWT berkenan
memberikan “Saripati air dan Saripati
Nur” penuh keberkahan Seperti yang
telah dianugrahkan kepada :
1.
Air Ainul Hayat
2.
Air Telaga Kautsar
3.
Air Susu Syurga
4.
Air Madu Syurga
5.
Air Salsabil
6.
Air Zam-Zam
7.
Air Nur
Selain komposisi di atas ditambah dengan komposisi air ibadah Spiritual,
harapannya insya Allah yang menjadi Ruh Safaat Rahmatullah Akbar ini.
1.
Air Mata Taubat
2.
Air Mata Syukur
3.
Air Mata Tauhid
4.
Air Mata Takbir
5.
Air Mata Tasbih
6.
Air Mata Solawat
7.
Air Mata Kalamullah
Air Mata yang dikeluarkan Penuh Rasa Takut dan Harap Kepada
ALLAH Azza Wa Jalla.
Air Mata yang dikeluarkan Penuh Rasa Malu Kepada ALLAH Azza
Wa Jalla.
Air Mata yang di keluarkan Penuh Cinta dan Rindu Kepada ALLAH Azza Wa Jalla
dan Rosulullah SAW.
Rasulullah S.A.W telah bersabda, “Bahwa tidak akan masuk neraka orang menangis karena takut kepada Allah sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya.”
Dalam sebuah kitab Daqa’iqul Akhbar menerangkan bahwa akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat nanti, dan sangat beratlah timbangan kejahatannya, dan telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka. Maka salah satu daripada rambut-rambut matanya berkata, “Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad S.A.W telah bersabda, barang siapa yang menangis karena takut kepada Allah S.W.T, maka Allah mengharamkan matanya itu ke neraka dan sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepada-Mu.”
Akhirnya Allah S.W.T mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka dengan berkat sehelai rambut yang pernah menangis karena takut kepada Allah S.W.T. Malaikat Jibril A.S mengumumkan, telah selamat Fulan bin Fulan sebab sehelai rambut.”
Dalil ke-2
Dalam sebuah kitab lain, Bidayatul-Hidayah, diceritakan bahwa pada hari kiamat nanti, akan didatangkan neraka jahanam dengan mengeluarkan suaranya, suara nyala api yang sangat dahsyat gemuruhnya, hingga semua umat menjadi berlutut karena tak sanggup menahan ketakutannya.
Allah S.W.T berfirman, “Kamu lihat (pada hari itu) setiap umat berlutut (yakni merangkak pada lututnya). Tiap-tiap umat diseru kepada buku amalannya. (Dikatakan kepadanya) Pada hari ini kamu dibalasi menurut apa-apa yang telah kau kerjakan.” (Surah al-Jatsiyah ayat 28)
Ketika mereka menghampiri neraka, mereka mendengar gemuruh api neraka yang suaranya sudah dapat mulai didengar sejarak 500 tahun perjalanan. Pada waktu itu, akan berkata setiap orang, bahkan para nabi sekalipun akan berucap, “Diriku, diriku (selamatkanlah diriku Ya Allah), kecuali hanya seorang nabi saja yang akan berkata, “Umatku, umatku.”
Beliau ialah junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. Pada masa itu akan keluarlah api neraka jahim seperti gunung-gunung, umat Nabi Muhammad berusaha menghalanginya dengan berkata, “Wahai api! Demi hak orang-orang yang solat, demi hak orang-orang yang ahli sedekah, demi hak orang-orang yang khusyuk, demi hak orang-orang yang berpuasa, supaya engkau kembali.”
Walaupun dikata demikian, api neraka itu tetap tidak segera kembali, lalu malaikat Jibril berkata, “Sesungguhnya api neraka itu menuju kepada umat Muhammad S.A.W”
Kemudian Jibril membawa semangkuk air dan Rasulullah meraihnya. Berkata Jibril A.S. “Wahai Rasulullah, ambillah air ini dan siramkanlah kepadanya.” Lalu Baginda mengambil dan menyiramkannya pada api itu, maka padamlah api itu. Setelah itu Rasulullah S.A.W pun bertanya kepada Jibril A.S. “Wahai Jibril, Apakah air itu?” Maka Jibril berkata, “Itulah air mata orang durhaka di kalangan umatmu yang menangis karena takut kepada Allah S.W.T. Sekarang aku diperintahkan untuk memberikannya kepadamu agar engkau menyiramkan pada api itu.” Maka padamlah api itu dengan izin Allah S.W.T.
Telah bersabda Rasulullah S.A.W, ” Ya Allah anugerahilah kepada kami dua buah mata yang menangis karena takut kepada-Mu, sebelum tidak ada lagi air mata.”
IKATAN PERSAUDARAAN RAHMATULLAH AKBAR WAJHAH
Kantor Pusat : Jl
Delima RT 51 No 03, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Madya, Samarinda.
Kutai Karta Kertanegara , Kode Pos : 75123 hp. 085337609896
Syukur Kamil
adalah Kewajiban Seluruh Alam Semesta, Puncaknya mensyukuri Adanya ALLAH Azza
Wa Jalla dan Mensyukuri MartabatNya Sebagai Tuhan Pencipta Alam Semesta, Kami
bersyukur Berwakil & Berjamaah KepadaNya Sejak Qodim hingga Baqo kekal
Abadi Sebanyak Ilmu pengetahuanNya Syukur ALLAH Azza Wa Jalla.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar